Tentang Surat Nikah

28 Sep

Akhirnya setelah balik-bolak, tanya-tanya ke KUA, Kelurahan, sampe sama temen yang udah nikah urusan soal administrasi nikah terselesaikan juga. Kalo kata orang ngurus soal ini paling riweh, susah, ribet, pusing ternyata gak seperti yang aqu bayangkan, mudah aja koq. Kalo di wilayah tempat tinggal’qu di Kelurahan Purwanegara, Kecamatan Purwokerto Utara, aqu sebagai calon pengantin wanita (CPW) dan akan menikah di kediaman /wilayah administratif pihak CPW maka persiapan yang dilakukan antara lain:

  1. CPW minta surat pengantar menikah dari RT (form disediakan oleh pihak RT) dan RW.
  2. Syarat yang harus di penuhi antara lain -> fotokopi KTP, fotocopy akte kelahiran, fotocopy KK (Kartu Keluarga), fotocopy ijazah (hanya untuk crosscheck nama qta, karna terkadang ada beberapa orang yang nama di akte & ijazah berbeda).
  3. Bagi mereka yang memakai wali nikah dikarenakan Ayah telah meninggal dunia harap sertakan fotokopi buku nikah ayah /ibu, fotocopy surat kematian ayah, serta fotokopi KTP wali nikah.
  4. Pihak CPP minta surat pengantar /rekomendasi menikah seperti halnya pihak CPW, surat numpang nikah dan surat keterangan status dari RT, RW, Kelurahan setempat.  Kebetulan ini semua yang mengurus dari pihak RT maz, mulai dari awal sampai berkas siap di bawa ke KUA Purwokerto Utara (wilayah administratif CPW sebagai tempat nikah), 2hari sudah selesai dan maz cuma di kenakan biaya sebesar Rp. 35rb (tapi yaaaw kesadaran laaah bwt kasih tambahan uang bensin atau uang lelah :-D).
  5. Selanjutnya semua berkas CPW & CPP yang telah lengkap di tambah pasfoto berwarna ukuran 2×3 (masing-masing 3 lembar) dibawa ke pihak KUA, kalau di tempat aqu di antar ke Pak Kayim (beliau adalah petugas yang di perbantukan oleh pihak KUA (Departemen Agama) untuk mengurus surat-surat /adminstrasi bagi mereka yang akan menikah dan biasanya bekerja di kelurahan), di sana qta akan di suruh tandatangan surat keterangan dari kelurahan, untuk CPW surat imunisasi bisa menyusul kalau memang belum imunisasi.
  6. Jangan lupa siapkan dana untuk biaya menikah, kemarin kami dikenakan biaya sebesar Rp. 390rb itu semua sudah termasuk biaya menikah di KUA dan penghulu. Jadi nanti qta tinggal tau beres saja.
  7. Terakhir sekitar 2 minggu sebelum hari ‘H’ sebaiknya qta mengecek ke KUA apakah semua berkas-berkas kita sudah masuk ke KUA atau belum dan sertakan juga surat imunisasi’nya. Dan pastikan penghulu untuk hadir tepat waktu sesuai jam akad nikah qta.

Bereskan…. :-) ga se-serem dan sesulit yang qta bayangkan, semua itu bisa qta urus sendiri koq. Saran saya paling gak semua surat nikah di urus minimal 1 bulan sebelum qta nikah, supaya qta gak gugup kalau ternyata masih ada syarat-syarat yang kurang dan bisa mengurus’nya dengan santai. Semoga saja akad nikah’qu berjalan lancar yaaaw, Ya ALLAH bantulah kami, lancarkanlah akad nikah aqu dan maz  besok, amiiiiiin….

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: